Minggu kemarin, Vista Agro mengirim 35 bibit pisang dalam bentuk dongkelan untuk dikirim ke Tegalrejo Srumbung Magelang. Pemesannya adalah Saudara Misdi yang mengaku sengaja bertanam pisang untuk memanfaatkan lahan di kebunnya untuk mendapatkan penghasilan tambahan. Bertanam pisang bagi Misdi memiliki banyak keuntungan selain mudah perawatannya, juga pangsa pasarnya luas.

Keuntungan Bertanam Pohon Pisang
Bertanam pisang punya banyak keuntungan, terutama di daerah tropis seperti Yogyakarta. Berikut beberapa manfaat utamanya:
- Permintaan pasar stabil
Pisang termasuk buah yang dikonsumsi sehari-hari di Indonesia. Selain dijual segar, pisang juga dipakai untuk keripik, gorengan, sale, tepung, dan olahan lain sehingga pasarnya luas. - Panen relatif cepat
Banyak varietas pisang sudah bisa dipanen sekitar 8–12 bulan setelah tanam, tergantung jenis dan perawatan. - Bisa dipanen berkelanjutan
Setelah panen, anakan baru biasanya tumbuh dari rumpun yang sama. Jadi petani tidak perlu menanam ulang seluruh lahan setiap musim. - Perawatan tidak terlalu rumit
Pisang cocok di iklim lembap dan cukup tahan di berbagai kondisi tanah selama drainase baik dan kebutuhan air terpenuhi. - Hampir semua bagian tanaman bernilai
- Buah untuk konsumsi/jual
- Daun untuk pembungkus makanan
- Jantung pisang bisa dimasak
- Batang bisa jadi pakan ternak atau kompos
- Potensi keuntungan per hektare cukup tinggi
Jika memilih varietas yang tepat dan akses pasar bagus, hasilnya bisa menarik karena produktivitas tanaman pisang cukup tinggi. - Membantu menjaga tanah
Akar dan tajuk pisang membantu mengurangi erosi serta menjaga kelembapan tanah. - Bisa ditanam tumpangsari
Pisang sering dikombinasikan dengan cabai, kopi, kakao, atau tanaman lain untuk menambah pendapatan lahan.




