Bibit Pisang Kepok Dongkelan Diminati Warga Ngebo Sukoharjo Ngaglik Sleman

Diposting pada 159 views

Pada minggu kemarin, Vista Agro mendapat pesanan bibit pisang kepok dongkelan dari Saudara Inggar untuk dikiirm ke kebun beliau di Ngebo Sukoharjo Ngaglik Sleman. Bibit Pohon pisang kepok dongkelan memang banyak juga peminatnya mengingat model pembibitan ini lebih cepat berbuah. Tentu dengan harga yang lebih mahal dibanding bibit pisang model polybag an. Secara teknis, penanaman bibit pisang model dongkelan disarankan ditanam di musim hujan supaya lebih mudah beradaptasi saat ditanam.

bibit pisang kepok ngaglik sleman
bibit pisang kepok kirim ngaglik sleman

Keuntungan Menanam Pisang Kepok

Berikut keuntungan menanam pisang kepok yang membuatnya banyak dipilih petani dan pekebun:

1. Permintaan pasar stabil

Pisang kepok sangat populer untuk olahan seperti keripik, pisang goreng, kolak, dan pakan fermentasi ternak. Permintaan cenderung stabil sepanjang tahun.

2. Harga jual relatif bagus

Dibanding beberapa jenis pisang olahan lain, pisang kepok memiliki harga jual lebih tinggi terutama kepok kuning. Ini membuatnya menguntungkan untuk skala rumahan maupun kebun besar.

3. Tahan simpan & tidak mudah rusak

Buah pisang kepok lebih padat dan kulitnya tebal, sehingga:

  • Lebih tahan transportasi
  • Tidak cepat memar
  • Meminimalkan risiko kerugian saat panen atau distribusi

4. Produktivitas tinggi

Satu rumpun bisa menghasilkan tandan besar dengan jumlah sisir lebih banyak dibanding beberapa varietas olahan lain.

5. Perawatan mudah

Pisang kepok tidak terlalu rewel terhadap kondisi tanah. Tumbuh baik di berbagai ketinggian, cukup air, dan rutin pemupukan dasar.

6. Masa panen relatif cepat

Umumnya bisa dipanen 8–12 bulan setelah tanam, tergantung varietas dan kondisi lahan.

7. Tahan terhadap sebagian penyakit

Pisang kepok cenderung lebih toleran terhadap beberapa penyakit layu dan bercak daun dibanding jenis pisang meja tertentu. Ini mengurangi biaya perawatan.

8. Potensi olahan bernilai tinggi

Selain dijual sebagai buah segar, pisang kepok dapat diolah menjadi:

  • Keripik pisang
  • Sale pisang
  • Kolak industri
  • Tepung pisang
    Dengan nilai ekonomi lebih besar.
  • Berikut panduan lengkap cara budidaya pisang kepok agar tumbuh subur dan hasil panen maksimal:

    🌱 1. Persiapan Lahan

    a. Lokasi tanam

    • Cocok di dataran rendah–sedang (0–700 mdpl).
    • Tanah gembur, banyak bahan organik, tidak tergenang.

    b. Olah tanah

    • Bersihkan gulma dan bongkar tanah sedalam 30–40 cm.
    • Buat lubang tanam 50×50×50 cm.
    • Campurkan tanah galian dengan:
      • 10–15 kg pupuk kandang/kompos,
      • 200–300 g dolomit (jika tanah masam),
      • sedikit abu sekam untuk memperbaiki aerasi.

    Diamkan lubang selama 7–10 hari sebelum tanam.


    🌿 2. Pemilihan Bibit

    Pilih bibit dari:

    • Anakan pedang (tunas kecil memanjang)—tumbuh lebih kuat.
    • Tinggi bibit 50–100 cm, sehat, daun hijau segar.
    • Bebas penyakit layu fusarium dan hama ulat.

    Jika memakai bibit kultur jaringan, pilih yang sudah beradaptasi 1–2 bulan di polybag.


    🌱 3. Penanaman

    • Jarak tanam ideal 3 × 3 meter atau 3 × 2,5 meter untuk lahan intensif.
    • Tanam bibit tegak, timbun tanah setinggi batas leher batang.
    • Siram setelah tanam hingga lembap.

    💧 4. Perawatan Tanaman

    a. Penyiraman

    • Awal tanam: 2–3 kali seminggu.
    • Setelah besar: cukup saat tanah mulai kering.

    b. Pemupukan

    Gunakan pola berikut:

    1–3 bulan

    • 200 g NPK 15-15-15
    • 5 kg pupuk kandang tambahan

    4–6 bulan

    • 300–400 g NPK
    • Tambahkan KNO3 atau ZK untuk memperkuat buah

    7–8 bulan (menjelang berbunga)

    • 300 g NPK tinggi kalium
    • 5 kg pupuk kandang lagi

    Kalium tinggi = buah lebih besar, daging lebih padat.


    🍃 5. Penjarangan Anakan

    Satu rumpun cukup 3 batang:
    1 batang induk
    1 calon induk berikutnya
    1 calon cadangan

    Hapus anakan lain agar nutrisi fokus ke tandan.


    🪓 6. Perempelan & Perawatan Tambahan

    • Buang daun tua dan yang terserang penyakit.
    • Pasang penyangga (ajir) saat tandan besar agar batang tidak roboh.
    • Lakukan penyiangan gulma rutin.

    🐛 7. Pengendalian Hama & Penyakit

    Hama utama:

    • Ulat penggerek batang
    • Kutu putih
    • Nematoda

    Penyakit utama:

    • Layu fusarium, bercak daun sigatoka

    Pengendalian:

    • Gunakan bibit sehat
    • Jaga kebersihan rumpun
    • Semprot fungisida organik (PGPR, Trichoderma)
    • Jangan terlalu lembap

    🍌 8. Pemanenan

    • Panen umur 8–12 bulan setelah tanam.
    • Tanda siap panen:
      • Sudut buah mulai membulat
      • Kulit buah hijau cerah
      • Jarak antar sisir jelas

    Tebang tandan beserta dengan pelepahnya untuk menjaga keseimbangan pohon.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *