Mengenal Mangga Irwin

Diposting pada 225 views

Ciri Ciri Mangga Irwin yang mungkin kalian belum tau

Mangga Irwin adalah salah satu varietas mangga unggulan asal Australia yang sebelumnya berasal dari Florida yang cukup populer di Indonesia karena rasanya manis dan warnanya menarik. lihat Sumber sejarahnya. Berikut ciri-cirinya:

Ciri-ciri Mangga Irwin

  1. Bentuk Buah
    • Lonjong agak bulat, dengan ujung sedikit meruncing.
    • Ukuran buah sedang hingga besar, rata-rata 350–600 gram per buah.
mangga irwin
mangga irwin
  1. Warna Kulit
    • Saat muda hijau kekuningan.
    • Saat matang kulit berubah menjadi merah keunguan atau ungu kemerahan yang menarik, berbeda dengan mangga lokal umumnya.
  2. Daging Buah
    • Berwarna kuning keemasan.
    • Teksturnya halus, lembut, dan tidak berserat.
    • Rasanya manis dengan sedikit asam segar, aroma harum.
  3. Biji
    • Pipih dan relatif kecil, sehingga daging buah lebih tebal.
  4. Pohon
    • Tinggi bisa mencapai 5–8 meter bila tidak dipangkas.
    • Daunnya hijau tua, lebat, dan rimbun.
    • Mulai berbuah di usia relatif cepat, sekitar 3–4 tahun dari bibit okulasi.
  5. Produktivitas
    • Produksi buah cukup banyak dan stabil.
    • Cocok ditanam di dataran rendah hingga sedang
    • Jadi, ciri khas paling menonjol mangga Irwin adalah warna kulit merah keunguan saat matang, daging kuning keemasan, manis tanpa serat, dan biji relatif kecil.

Budidaya Mangga Irwin

Baik, berikut panduan lengkap cara budidaya mangga Irwin supaya cepat tumbuh subur dan produktif:


 1. Pemilihan Bibit

  • Gunakan bibit mangga hasil okulasi/cangkok umur 6–12 bulan, tinggi ±60–80 cm.
  • Pilih batang lurus, sehat, tidak terkena hama.
  • Pastikan varietas asli mangga Irwin (ciri khas: daun tebal hijau tua).
  • mangga irwin berbunga
    mangga irwin sedang berbunga

🏡 2. Persiapan Lahan & Lubang Tanam

  • Lahan ideal: tanah gembur, subur, pH 5,5–7,5, drainase baik.
  • Lubang tanam ukuran 60×60×60 cm.
  • Campur tanah galian dengan pupuk kandang 10–15 kg + dolomit 0,5–1 kg lalu diamkan 1–2 minggu sebelum tanam.

🌳 3. Penanaman

  • Tanam bibit di tengah lubang, tegakkan, lalu timbun dengan tanah campuran.
  • Jarak tanam: 8×8 m (kebun luas) atau 5×5 m (skala pekarangan).
  • Pasang ajir (penyangga) agar bibit tidak roboh.

💧 4. Perawatan

a. Penyiraman

  • Awal tanam: 1–2 kali sehari.
  • Setelah kuat: cukup 2–3 kali seminggu tergantung musim.

b. Pemupukan

  • Tahun pertama: pupuk NPK 16-16-16 ±50 gram/bulan + pupuk kandang 5 kg/tanaman setiap 3 bulan.
  • Tahun kedua: naikkan dosis jadi 100–150 gram NPK/tanaman tiap 2 bulan.
  • Pohon dewasa: ±500 gram NPK + 10–20 kg pupuk kandang per pohon setiap 4–6 bulan.
  • Tambahkan pupuk K (kalium) menjelang berbunga.

c. Pemangkasan

  • Bentuk tajuk mangkuk agar sinar matahari merata.
  • Pangkas cabang kering, terlalu rimbun, atau sakit.

d. Pengendalian Hama & Penyakit

  • Hama utama: lalat buah, kutu putih, ulat daun.
  • Gunakan perangkap metil eugenol atau bungkus buah dengan plastik/kertas.
  • Penyakit: antraknosa (jamur), cegah dengan fungisida alami atau kimia sesuai kebutuhan.

 5. Pembuahan & Panen

  • Umur mulai berbuah: 3–4 tahun (bibit okulasi).
  • Buah matang 100–120 hari setelah bunga mekar.
  • Ciri buah siap panen: kulit mulai merah keunguan, aroma harum, tangkai agak mengering.
  • Panen hati-hati agar tangkai tidak patah terlalu pendek.

Tips Tambahan

  • Bisa ditanam dalam pot besar/tabulampot (diameter ≥60 cm) bila lahan terbatas.
  • Agar berbuah lebat, lakukan perangsangan bunga dengan pemangkasan dan pemberian pupuk tinggi kalium.
  • Mangga Irwin cocok untuk budidaya skala pekarangan maupun komersial karena nilai jual tinggi (buah eksklusif dengan kulit merah ungu).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *