Saat ini memasuki akhir musim kemarau, banyak pohon tabebuya bermekaran yang bisa kita lihat di sekitar kita; pinggir jalan raya, depan rumah, depan sekolah, taman, hotel dan lain sebagainya. Tentu saja pemandangan yang indah bagaikan berada di Jepang di saat Bunga Sakura bermekaran.
Mengenal Tabebuya Kuning
Tabebuya kuning (Handroanthus chrysotrichus)adalah salah satu jenis tabebuya yang paling populer karena keindahannya. Pohon ini disebut juga golden trumpet tree atau sakura kuning tropis.
Keindahan Tabebuya Kuning

1. Bunga yang Cerah dan Mencolok
Warnanya kuning emas menyala, mekar serempak sehingga pohon terlihat seperti “diselimuti emas”. Bentuk bunganya mirip terompet kecil, bergerombol dalam jumlah banyak.
2. Bisa Mekar Serentak
Tabebuya Kuning saat musim berbunga (biasanya menjelang akhir musim kemarau), daunnya gugur lalu bunga mekar bersamaan.
* Menjadikan suasana sekitar seperti “hujan bunga” saat kelopaknya berguguran.
3. Menyulap Pemandangan
Jalan raya, taman kota, atau halaman rumah yang ditanami tabebuya kuning terlihat sangat indah dan fotogenik. Tabebya Sering menjadi spot foto karena mirip suasana sakura di Jepang, hanya saja berwarna kuning.
4. Kontras dengan Lingkungan
Warna kuning terang berpadu dengan langit biru dan hijau daun di sekitarnya menciptakan pemandangan yang menawan.
Hemat kata, keindahan tabebuya kuning bukan hanya dari bunga pohonnya, tapi juga dari suasana hangat, ceria, dan menenangkan yang tercipta saat bunganya bermekaran.
Tips Menanam Tabebuya Agar cepat Berbunga
1. Pilih Bibit yang Sehat
Gunakan bibit tabebuya dari hasil semai biji atau stek batang yang sudah berumur minimal 6–12 bulan. Pastikan batang lurus, daun hijau segar, dan bebas dari hama/penyakit.

2. Lokasi dan Media Tanam
Tabebuya menyukai cahaya matahari penuh (full sun), jadi tanam di tempat terbuka.
Gunakan tanah gembur, porous, dan kaya bahan organik (campuran tanah, pasir, dan kompos/pupuk kandang).
Pastikan drainase baik, jangan sampai air menggenang.
3. Penyiraman
Siram secara rutin, terutama saat masih bibit atau baru dipindah tanam.
Setelah pohon besar, tabebuya cukup tahan kering, jadi siram 2–3 kali seminggu sudah cukup.
4. Pemupukan
* Gunakan pupuk kandang/kompos setiap 2–3 bulan untuk menjaga kesuburan tanah.
* Tambahkan pupuk NPK dengan kandungan fosfor (P) dan kalium (K) lebih tinggi agar merangsang pembungaan.
* Bisa juga diberi pupuk cair organik secara rutin.
5. Pemangkasan
Lakukan pemangkasan cabang yang terlalu rimbun agar sinar matahari masuk dan sirkulasi udara baik.
Pangkas ranting kering atau sakit supaya energi pohon fokus ke pertumbuhan dan pembungaan.
6. Perawatan Musiman
Tabebuya biasanya berbunga di akhir musim kemarau. Kurangi penyiraman menjelang musim kemarau agar tanaman “stres ringan”, lalu saat musim hujan atau setelah disiram banyak, pohon akan merangsang bunga.
7. Kesabaran
* Tabebuya mulai rajin berbunga saat usia 3–5 tahun (tergantung jenis dan perawatan).
* Dengan perawatan baik, pohon bisa berbunga lebih cepat dari biasanya.
Intinya: berikan sinar matahari penuh, pupuk seimbang (lebih banyak P dan K), penyiraman teratur tapi tidak berlebihan, serta lakukan pemangkasan agar tabebuya cepat berbunga indah.
