Gerakan Mandiri Pangan oleh Warga Watu Argomulyo Sedayu

Diposting pada 136 views

Warga RT 08 Watu, Argomulyo Sedayu Manfaatkan Lahan Desa Dengan Menanam Pisang

Pada Senin, 14 Juli 2025, Bp Toto yang beralamat di Watu RT 08, Argorejo Sedayu memesan bibit pisang raja 50 pohon kepada Vista Agro untuk ditanam di lahan desa seluas 4 hektar di area sisi barat Kampung Watu. Lahan yang sebelumnya ditanami pepaya namun tak berhasil karena hasil buahnya kurang optimal karena lahannya tanah lempung, berair sehingga akar mudah busuk.

Salah satu kediaman warga Watu penggagas Gerakan Mandiri Pangan

Menurut P Toto alasan beliau menanam pisang karena sebelumnya ditanami pisang raja rupanya mampu tumbuh dengan baik di saat tanaman lain seperti papaya tak tumbuh dengan optimal. Secara teori tanaman pisang memang mampu tumbuh beradaptasi di beragam lingkungan. Hanya saja semakin subur lahannya disertai sirkulasi air yang lancar mampu meningkatkan produktivitas budidaya pisang.

Memanfaatkan Lahan Kosong Desa

Lahan seluas 4 hektar milik Desa Argorejo Sedayu ditanami beragam pohon silih berganti namun dianggap kurang berhasil. Akhirnya banyak lahan yang tak dipakai. Untuk itu, warga RT 08 Dusun Watu berinisiatif memanfaatkan lahan tersebut yang kebetulan lahannya bersebelahan dengan kampung Watu yang merupakan sentra usaha Jamu.

lahan desa warga watu argorejo
lahan desa warga watu argorejo sedayu

Menaikkan Pendapatan Warga

Dengan menanam pisang di lahan kosong milik Desa Argorejo diharapkan mampu meningkatkan pendapatan warga melalui hasil budidaya pisang Raja. Langkah ini merupakan ihtiar yang tepat untuk menghidupkan “Bumi Mati” atau dalam bahasa Fiqh Muamalah disebut “ Ihyaul Mawat” . Terlebih tanaman bibit pisang sekali ditanam akan beranak pinak dan berbuah secara terus menerus. Tinggal bagaimana pandai pandai merawatnya agar tumbuh kembang dengan baik.

Mendukung Ketahanan Pangan Nasional

Langkah warga RT 08 Dusun Watu Argorejo Sedayu ini secara tidak langsung mendukung program nasional yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto yaitu terkait ketahanan pangan. Harapannya dengan adanya budidaya pisang, ketahanan pangan masyarakat, minimal bagi warga Watu sedikit teratasi. Minimal bisa digunakan untuk memenuhi konsumsi hajatan warga semisal acara bersih bersih lingkungan, acara ronda kampung, acara tujuh belasan, dan lain sebagainya.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *