{"id":688,"date":"2023-06-06T10:40:16","date_gmt":"2023-06-06T10:40:16","guid":{"rendered":"https:\/\/vistaagro.co.id\/bibitrumputodot\/?p=688"},"modified":"2023-02-12T10:41:11","modified_gmt":"2023-02-12T10:41:11","slug":"bibit-rumput-odot-wukir-harjo-prambanan-sleman","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/vistaagro.co.id\/bibitrumputodot\/2023\/06\/06\/bibit-rumput-odot-wukir-harjo-prambanan-sleman\/","title":{"rendered":"Bibit Rumput Odot Wukir Harjo Prambanan Sleman"},"content":{"rendered":"<h1>Bibit Rumput Odot Wukir Harjo<\/h1>\n<p>Keuntungan Bertanam Bibit Rumput Odot<\/p>\n<p>Ketersediaan pakan yang bergizi dan mencukupi adalah salah satu syarat keberhasilan dalam beternak kambing, sapi, ataupun kerbau. Namun, banyak masyarakat yang belum menyadarinnya sehingga menjalankan budidaya ternak sekadarnya saja, tanpa dilakukan secara optimal. Nah, salah satu Langkah cerdas untuk mendukung keberhasilan dalam beternak adalah menyiapkan bank pakan atau sumber pakan, yakni bertanam rumput odot.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone wp-image-380 size-medium\" src=\"https:\/\/vistaagro.co.id\/bibitrumputodot\/wp-content\/uploads\/sites\/8\/2023\/02\/IMG-20220620-WA0005-200x135.jpg\" alt=\"Bibit Rumput Odot Wukir Harjo\" width=\"200\" height=\"135\" \/><\/p>\n<p>Rumput odot adalah salah satu hijauan makanan ternak yang menjadi salah satu sumber pakan utama bagi ternak <em>ruminansia<\/em>, baik untuk hidup pokok, pertumbuhan, produksi, dan reproduksinya. Dalam peternakan ruminansia, untuk mencapai produktifitas yang optimal harus ditunjang dengan penyediaan pakan hijauan yang cukup,baik dari segi kualitas, kuantitas,dan kontinyuitas.<\/p>\n<p>Rumput odot sebagai pakan hijauan alami kaya gizi<\/p>\n<p>Salah satu solusi dalam penyediaan hijauan agar cukup, diantaranya dengan memanfaatkan rumput budidaya seperti Rumput Odot (Pennisetum purpureum cv. Mott). Pennisetum purpureum cv. Mott merupakan rumput tropis yang dapat tumbuh dengan baik. Rumput ini mempunyai beberapa keunggulan seperti mudah dikembangkan di daerah tropis, produktifitas yang tinggi, kandungan nutrisi yang cukup baik, dan mempunyai nilai <em>palatabilitas<\/em> yang baik.<\/p>\n<p>Rumput Odot secara umum merupakan tanaman tahunan yang berdiri tegak, berakar dalam, dan dengan rimbang yang pendek. Tinggi batang dapat mencapai 2-3 m, dengan diameter batang dapat<\/p>\n<p>mencapai lebih dari 3 cm dan terdiri dari 20 ruas\/buku. Tumbuh berbentuk rumpun dengan lebar rumpun mencapai 1 meter. Semakin tua umur pemotongan maka semakin tinggi produksi namun<\/p>\n<p>berbanding terbalik dengan kualitas nutrisinya (kandungan serat kasar meningkat, protein kasar menurun). Pengaturan tersebut perlu dilakukan untuk menjamin pertumbuhan kembali (regrowth) yang optimal, sehat dan tidak mengganggu produktifitas dari segi kuantitas dan kualitas. Interval pemotongan berhubungan dengan produksi yang dihasilkan dan perkembangan anakan menjadi berkurang. Sebaliknya pemotongan yang terlalu sering menyebabkan pertumbuhan tanaman didominasi oleh pucuk dan daun saja, sedangkan pertumbuhan anakan berkurang Pada saat tanaman rumput dipotong, bagian yang ditinggalkan tidak boleh terlalu terlalu pendek atau terlalu panjang, apabila terlalu pendek yang ditingalkan akan menghambat pertumbuhan tunas dan apabila terlalu panjang tanaman yang ditingalkan akan didominasi oleh pucuk dan daun saja, sedang pertumbuhan anakan berkurang.<\/p>\n<h2>Bibit Rumput Odot Wukir Harjo<\/h2>\n<p>Bisa dipanen 40 hari sekali<\/p>\n<p>Pada musim penghujan secara umum rumput odot sudah dapat dipanen setiap 40 \u2013 45 hari. Sedangkan pada musim kemarau berkisar 50 \u201355 hari. Lebih dari waktu tersebut, kandungan nutrisi semakin turun dan batang semakin keras sehingga banyak yang terbuang (tidak dimakan oleh ternak) semakin banyak.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bibit Rumput Odot Wukir Harjo Keuntungan Bertanam Bibit Rumput Odot Ketersediaan pakan yang bergizi dan mencukupi adalah salah satu syarat&nbsp;[&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":380,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-688","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-bibit-rumput-odot"],"aioseo_notices":[],"views":162,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/vistaagro.co.id\/bibitrumputodot\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/688","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/vistaagro.co.id\/bibitrumputodot\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/vistaagro.co.id\/bibitrumputodot\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/vistaagro.co.id\/bibitrumputodot\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/vistaagro.co.id\/bibitrumputodot\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=688"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/vistaagro.co.id\/bibitrumputodot\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/688\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":689,"href":"https:\/\/vistaagro.co.id\/bibitrumputodot\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/688\/revisions\/689"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/vistaagro.co.id\/bibitrumputodot\/wp-json\/wp\/v2\/media\/380"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/vistaagro.co.id\/bibitrumputodot\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=688"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/vistaagro.co.id\/bibitrumputodot\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=688"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/vistaagro.co.id\/bibitrumputodot\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=688"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}