Bibit Kelengkeng Unggul (Merah, New Kristal dan Matalada)

Diposting pada 66 views

Memilih Bibit Kelengkeng Terbaik

Bibit Kelengkeng,- Salah satu rahasia sukses budidaya kelengkeng adalah dengan memilih bibit kelengkeng yang baik. Memilih bibit yang baik tentu saja akan membuat pohon kelengkeng yang Anda harapkan berbuah bisa tumbuh dengan baik. Untuk itu perlu beberapa trik dasar agar pemilihan bibit kelengkeng bisa berhasil dan sesuai dengan yang Anda harapkan. Simaklah artikel berikut untuk bisa mengetahui beberapa hal dasar tersebut.

Memastikan Jenis Bibit Kelengkeng

Pertama yang mesti Anda ketahui ketika hendak membeli bibit kelengkeng adalah menentukan jenis bibit kelengkeng yang hendak Anda beli. Saat ini bibit kelengkeng yang beredar di pasaran ada banyak macam. Oleh karena itu Anda mesti dulu mengetahui beberapa jenis bibit seperti kelengkeng itoh, merah, pimpong, atau jenis lainnya. Menentukan jenis bibit adalah hal penting agar yang akan berpengaruh pada perawatan bibit kedepannya. Untuk mengetahui lebih jauh Anda bisa menanyakan detail bibit pada penjual bibit langsung.

Bibit Kelengkeng Bertinggi minim 50 Sentimeter

Setelah mengetahui jenis bibit yang ingin Anda beli, berikutnya adalah memilih tinggi bibit yang ideal. Untuk ketinggian bibit kelengkeng yang dianjurkan untuk bis aditanam adalah bertinggi sekitar 50-70 sentimeter. Ketinggian 50-70 sentimeter sangat disarankan karena pada ukuran tinggi tersebut bibit kelengkeng telah mampu untuk tumbuh mandiri di ladang terbuka jika nanti Anda tanam. Mengetahui ketinggian ini sebenarnya cukup mudah, Anda cukup memperkirakan tinggi bibit dengan lutut saja. Sehingga tidak perlu mengukurnya secara pasti dengan meteran.

Akar Bibit Kelengkeng Kuat

Mendeteksi kualitas bibit kelengkeng yang baik bisa dilakukan dengan memeriksa akar dari bibit. Yakni dengan melihat apakah akar dari bibit tersebut normal atau tidak. Karakter akar bibit kelengkeng yang baik adalah menyebar dan basah. Dalam hal ini, masalah yang sering timbul pada kar bibit kelengkeng adalah akar yang kering dan kusut. Dengan melihat akarnya, Anda bisa meyakini apakah bibit yang ada baik atau tidak untuk ditanam. Karena akar bibit akan berperan penting dalam menopang pertumbuhan bibit kelengkeng.

Keuntungan Budidaya Bibit Kelengkeng

Bibit Kelengkeng,- Buah kelengkeng akhir-akhir ini menjadi daya tarik untuk para pedagang. Selain karena penjualannya yang baik, keuntungan yang didapat cukup menjanjikan. Oleh karena itu tak heran banyak pembudidaya bibit kelengkeng yang kini kebanjiran permintaan bibit. Membudidayakan bibit kelengkeng hingga kini belum banyak diketahui keuntungannya. Karena buah yang satu ini baru menjadi populer beberapa tahun terakhir. Oleh karena itu, jika kamu adalah salah satu yang tertarik untuk menanam bibit kelengkeng, beberapa alasan berikut adalah keuntungan yang mungkin didapat.

Bibit Kelengkeng Mudah Beradaptasi

Keuntungan pertama dari budidaya kelengkeng adalah mudahnya buah jenis ini beradaptasi. Bibit kelengkeng tak salah lagi adalah buah enak yang budidayanya cukup mudah dibanding buah-buahan lainnya. Karena buah jenis ini mampu beradaptasi di berbagai lahan, tak heran jika bibit kelengkeng dapat hidup baik di dataran tinggi maupun dataran rendah. Itulah kelebihan yang akan membedakannya dengan buah lain seperti apel atau durian.

Bibit Kelengkeng Cepat Berbuah

Untuk bibit kelengkeng hasil pengembangan cangkok atau okulasi biasanya pohonnya cepat berbuah. Dalam kisaran 2 tahun saja kamu bisa segera menikmati panen kelengkeng pertama. Oleh karena itu, ukuran jenis buah-buahan budidaya kelengkeng sangat menarik karena cepat bisa diambil buahnya. Dengan perawatan yang baik, tentu kurun waktu 2 tahun bukanlah waktu yang lama untuk bisa memperoleh hasil budidaya buah yang rasanya manis ini.

Buah Enak dna Bernilai Ekonomis

Membudidayakan bibit kelengkeng sangat menarik karena buahnya yang enak. Dengan buah enak ini tentu kamu bisa kapan saja menikmatinya. Selain itu buah kelengkeng punya nilai yang tinggi di pasaran. Sehingga jika kamu menanamnya dalam jumlah yang besar bisa memperoleh pendapatan yang cukup besar setiap panen. Risiko penjualannya juga cukup rendah karena permintaan buah ini di pasaran sangat baik sehingga harganya senantiasa stabil.

Tiga keuntungan tadi saja sebenarnya sudah cukup menjadi alasan untuk kamu menanam bibit kelengkeng. Daripada lahan kosong dan tidak produktif, menanam buah manis ini adalah pilihan yang masuk akal.

Menanam Bibit Kelengkeng di Dataran Rendah

Bibit Kelengkeng,- Beberapa buah yang beredar di pasaran harganya mahal karena budidayanya cenderung susah. Salah satu halangan budidaya buah adalah dataran yang diperlukan kebanyakan di atas 1000 meter di atas permukaan laut. Namun hal tersebut tidak berlaku untuk buah kelengkeng. Buah yang manis ini ternyata cocok untuk ditanam di dataran rendah. Yakni dalam kisaran ketinggian di bawah 1000 meter dari permukaan laut. Jika kamu ingin menanam bibit kelengkeng, berikut ini ada beberapa karakteristik yang perlu kamu tahu agar budidaya kelengkengmu sukses.

Jenis Kelengkeng yang Mampu Berbuah Secara Alami

Bibit kelengkeng yang cocok untuk ditanam di dataran rendah punya kelebihan yang pasti akan memudahkan budidaya kamu, yakni ia mampu berbuah secara alami. Karena mampu berbuah secara alami, maka kita tidak perlu memberikan perawatan yang njilmet agar bibit kelengkeng kita berbuah. Pemupukan dan perawatan hanya diperlukan sekadarnya saja, hal tersebut telah cukup untuk membuat bibit kelengkeng tumbuh normal dan berbuah secara alami.

Menempatkan Bibit Pada Bawah terik Matahari

Salah satu hal utama yang perlu diperhatikan untuk penananam bibit kelengkeng di dataran rendah adalah sinar matahari. Karena sinar matahari adalah kebutuhan dasar tanaman tropis untuk bisa mengolah makanan. Daun bibit kelengkeng perlu senantiasa terpapar sinar matahari agar bisa menghasilkan makanan untuk menopang pertumbuhannya. Sehingga, jika di sekitar bibit kelengkeng ada tanaman atau bangaunan yang lebih tinggi, maka bibit kelengkeng tidak akan bisa tumbuh dengan normal dan berbuah.

Menyiram Secara Teratur

Kebutuhan dasar untuk bibit kelengkeng di dataran rendah adalah air. Air tentu saja sangat dibutuhkan oleh tiap bibit tanaman untuk bisa tumbuh bukan? Karena itu, pemberian air ini perlu diperhatikan agar bibit kelengkeng bisa tumbuh besar. Kekurangan air bahkan bisa membuat tanaman ini mati. Untuk ukuran siraman yang ideal bagi bibit kelengkeng cukup 2 kali sehari saja, di saat pagi dan sore hari. Dengan siraman yang teratur tersebut, kamu tinggal tunggu waktu saja bibit kelengkengmu berbuah.

Jenis Jenis Bibit Tanaman Kelengkeng Populer

Kelengkeng Matalada

Ciri khas kelengkeng matalada adalah warna buah hijau kekuningan dengan daging tebal. Kelengkeng matalada memiliki ciri khas warna daun hijau, dan daging buahnya yang cukup tebal. kelengkeng matalada juga tergolong kelengkeng yang bersifat genjah alias cepat berbuah, yakni kurang dari satu tahun.

Kelengkeng New Kristal

Kelengkeng ini memiliki daging yang paling tebal dibanding jenis lainnya, serta memiliki rasa yang paling enak. Kelengkeng new kristal sangat mudah dibudidayakan dengan ketinggian 300 dmpl ke atas, dengan suhu 20-30 derajat celicius. Daerah Sleman, Bantul, KOta Jogja, Kalasan, Magelang, Purworejo, Klaten, Gunungkidul, Wonogiri, Salatiga, dan seterusnya bisa untuk ditanami bibit kelengkeng new kristal. Terlebih nilai jual tanaman ini lumayan tinggi di pasaran.

Kelengkeng Merah

Kelengkeng merah memiliki keunggulan warna buah yang eksotik, dan bersifat genjah, serta mudah dijadikan tabulampot. Namun, kelengkeng merah memiliki daging yang agak tipis dibanding jenis new kristal. Namun bisa dijadikan sebagai hiasan rumah dan buahnya pun bisa dikonsumsi langsung.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.